Langkah-langkah dalam proses seleksi

Validitas ujian digunakan untuk menjawab pertanyaan, apakah ujian ini mengukur yang seharusnya diukur? Prestasi ujian itu dapat menjadi alat prediksi yang sah dari prestasi pada pekerjaan. Dalam pengujian pekerjaan, ada dua cara untuk mernbuktikan validitas ujian yaitu validitas kriteria dan validitas isi (yang ketiga adalah validitas membangun yang agak jarang digunakan). 

Validitas kriteria rnembuktikan bahwa yang memiliki nilai ujian tinggi akan dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Dalam pengukuran psikologis, alat prediksi adalah berupa pengukuran (dalam hal ini nilai ujian) yang akan dihubungkan dengan sebuah kriteria, seperti prestasi pada pekerjaan, sedangkan validitas isi merupakan "ujian yang sah isinya adalah yang berisi sampel dari tugas dan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut" (Dessler, 2007 : 148). 

Agar sasaran tercapai, proses seleksi menggabungkan dua hal, yaitu yang berkaitan dengan pekerjaan yang akan dilakukan apabila lamaran seseorang diterima dan faktor- faktor lain yang meskipun tidak langsung berkaitan dengan pekerjaannya kelak, akan tetapi memberikan gambaran yang lebih akurat tentang diri pelamar yang bersangkutan (Siagian, 2008 : 136).
thumbnail
Judul: Langkah-langkah dalam proses seleksi
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Financial information and Economics, Pendidikan :

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz